Kawah Ijen, salah satu destinasi populer di Banyuwangi. (Dokumentasi: Canindo Banyuwangi).

Canindo Banyuwangi – Banyuwangi merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Jawa Timur. Banyuwangi dikenal sebagai The Sunrise of Java karena menjadi daerah pertama di Pulau Jawa yang menyapa matahari pagi. Selain itu, daerah ini punya perpaduan lengkap: gunung, pantai, taman nasional, hingga budaya yang unik. Tidak heran jika Banyuwangi semakin populer di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Diantara banyaknya pilihan destinasi wisata yang ada di Banyuwangi, kami telah merangkum 5 destinasi yang wajib dikunjungi.

1. Kawah Ijen

Wisatawan berfoto di Kawah Ijen. (Dokumentasi: Canindo Banyuwangi).

Salah satu ikon Banyuwangi yang mendunia adalah Kawah Ijen. Danau kawah berwarna toska dengan fenomena blue fire langka hanya bisa ditemui di dua tempat di dunia, salah satunya di sini. Trekking menuju puncak menjadi pengalaman tak terlupakan, terutama ketika menyaksikan sunrise yang menakjubkan dari ketinggian.

Bukan hanya keindahan alamnya, Kawah Ijen juga memperlihatkan aktivitas penambang belerang tradisional. Para penambang dengan gagah berani membawa bongkahan belerang seberat puluhan kilogram menuruni jalur terjal—sebuah pemandangan yang memberikan nilai historis sekaligus rasa kagum.

Untuk mencapai kawah, wisatawan perlu melakukan trekking sejauh kurang lebih 3 km dengan waktu tempuh 1,5–2 jam. Meski cukup menantang, semua rasa lelah akan terbayar dengan keindahan alam yang tiada duanya.

2. Pulau Merah

Pesona Pantai Pulau Merah, salah satu tujuan utama wisatawan. (Dokumentasi: Canindo Banyuwangi).

Pulau Merah adalah salah satu ikon wisata pantai di Banyuwangi yang terkenal dengan hamparan pasir putih sepanjang hampir 3 km dan sebuah bukit kecil berwarna kemerahan di tengah laut. Saat air laut surut, pengunjung bisa berjalan kaki menuju bukit tersebut, memberikan pengalaman unik yang jarang ditemui di pantai lain. Daya tarik utama Pulau Merah adalah pemandangan sunset yang spektakuler. Langit jingga berpadu dengan siluet bukit kecil menciptakan suasana romantis yang sempurna untuk bersantai atau berburu foto.

Selain itu, Pulau Merah juga menjadi spot favorit para peselancar. Ombaknya yang tidak terlalu tinggi cocok bagi pemula, namun tetap menantang bagi surfer berpengalaman. Tak heran, pantai ini sering dipilih sebagai lokasi kompetisi surfing internasional.

Suasana sekitar Pulau Merah masih relatif alami, dengan suasana pedesaan nelayan yang ramah. Wisatawan bisa menikmati kuliner seafood segar, berjalan-jalan di pantai, atau sekadar duduk santai menikmati semilir angin laut.

3. De Djawatan

De Djawatan, suasana yang belum pernah dirasakan sebelumnya. (Dokumentasi: Canindo Banyuwangi).

De Djawatan Benculuk adalah destinasi wisata alam di Banyuwangi yang semakin populer berkat suasananya yang unik dan fotogenik. Di sini, terdapat ratusan pohon trembesi raksasa berusia puluhan tahun dengan batang besar dan cabang menjuntai, menciptakan nuansa mistis sekaligus menenangkan.

Banyak wisatawan menyebut tempat ini mirip dengan latar film “The Lord of The Rings” karena pemandangannya yang seperti hutan dongeng. Tak heran, De Djawatan sering dijadikan spot foto prewedding, syuting film, hingga konten media sosial.

Selain berburu foto, pengunjung bisa menikmati suasana sejuk dan rindang dengan berjalan kaki menyusuri jalur hutan, atau menaiki kuda yang tersedia di area wisata. Fasilitas umum seperti area parkir, gazebo, hingga warung makanan juga sudah cukup lengkap, sehingga nyaman untuk dikunjungi bersama keluarga.

4. Taman Nasional Baluran

Menjelajahi keindahan Baluran dengan Mengendarai Jeep. (Dokumentasi: Canindo Banyuwangi).

Taman Nasional Baluran sering dijuluki sebagai “Africa van Java” karena panorama savananya yang mirip dengan padang Afrika. Luasnya mencapai 25.000 hektar, menjadikannya salah satu taman nasional terbesar di Jawa Timur.

Daya tarik utama Baluran adalah Savana Bekol, hamparan padang rumput luas yang dihuni berbagai satwa liar seperti kerbau, rusa, kijang, merak, hingga banteng Jawa yang menjadi maskot taman nasional ini. Jika beruntung, wisatawan bisa melihat satwa-satwa tersebut berkeliaran bebas di alam liar.

Selain savana, Baluran juga memiliki hutan mangrove, hutan evergreen, dan pantai eksotis seperti Pantai Bama yang terkenal dengan laut biru jernih serta terumbu karang indah. Aktivitas seru seperti snorkeling, bird watching, hingga fotografi alam bisa dilakukan di sini. Mengunjungi Baluran serasa berada di dunia yang berbeda: pagi bisa menyaksikan sunrise di savana, siang hari menikmati pemandangan hutan, lalu sore bermain air di pantai. Semua lengkap dalam satu kawasan.

5. Pulau Tabuhan

View Pulau Tabuhan di Sore Hari. (Dokumentasi: Canindo Banyuwangi).

Pulau Tabuhan adalah pulau mungil tak berpenghuni di utara Banyuwangi yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya. Luasnya hanya sekitar 5 hektar, tapi pesonanya begitu besar, menjadikannya destinasi favorit wisatawan yang mencari ketenangan sekaligus petualangan.

Pulau ini dikelilingi pasir putih halus dan air laut sebening kristal berwarna biru toska. Keindahan utamanya ada di bawah laut: terumbu karang yang masih alami, ikan-ikan tropis berwarna-warni, hingga biota laut lainnya menjadikan Pulau Tabuhan lokasi ideal untuk snorkeling dan diving. Selain itu, pulau ini juga terkenal sebagai spot terbaik untuk kitesurfing dan windsurfing. Angin kencang yang stabil membuat Pulau Tabuhan bahkan pernah menjadi lokasi kejuaraan internasional olahraga air.

Keunikan lain dari Pulau Tabuhan adalah suasana privatnya. Karena tidak berpenghuni, wisatawan yang datang serasa memiliki pulau pribadi. Biasanya, perjalanan menuju pulau ini ditempuh dengan perahu tradisional sekitar 30 menit dari Pantai Bangsring atau Pantai Kampe.

Berikut adalah 5 destinasi wisata populer di Banyuwangi! Gimana? tertarik untuk mengunjungi Banyuwangi? Segera rencanakan jadwal perjalanan Anda bersama Kami!